Bisnis Kuliner Sepi? Mungkin Ini 4 Alasannya !

uang-online
Uang Online

Melakoni bisnis kuliner emang gak bisa secara instan langsung sukses. Semua ada prosesnya untuk bisa mencapainya ke sana. Bahkan ada nih ada yang mengeluarkan modal jorjoran tapi tetap aja bisnis kulinernya sepi, kira-kira kenapa ya? 

Bisnis kuliner sejatinya tidak akan kehilangan pelangggan. Karena namanya makanan adalah kebutuhan mendasar manusia, jadi pasti semuanya membutuhkannya. Tapi hal itu juga bukan jadi jaminan kalau bisnis bakalan sukses.

Buktinya, banyak pengusaha yang udah keluar uang besar buat membangun bisnis makanan atau minuman, tapi pembelinya sepi-sepi aja. Nah kira-kira apa ya penyebabnya? 

1. Kualitas rasanya B aja 

Semua bisnis yang menjual makanan dan minuman paling utama adalah soal rasa. Kalau kamu menjual makanan tapi rasanya biasa-biasa saja, bahkan cenderung kurang enak, jangan harap warung mu bakalan ramai pengunjung. 

Inilah kesalahan yang sering dilakukan oleh para pebisnis kuliner, ketika mereka belum memiliki resep dewa racikan sendiri, tapi sudah berani buka cuma gara-gara punya modal banyak. 

Gak ada alasan buat pembeli buat mengunjungi warung mu berkali-kali kalau rasanya biasa saja. Yang ada mereka malah menyebarkan testimoni negatif ke orang-orang. 

2. Salah menentukan harga

Selain itu harga juga bisa jadi menentukan laris atau gaknya sebuah bisnis kuliner. Soal harga gak bisa sembarangan asal matok aja, harus ada hal-hal yang dijadikan pertimbangan. 

Pertama yang udah pasti adalah biaya produksinya. Buat menentukan harga kamu harus menyesuaikan dengan total pengeluaran mu buat  membuat menu tersebut. Misalnya menu mie goreng, hitung dengan detail berapa harga bahan bakunya seporsi seperti mie, bumbu-bumbu dan bahan lainnya. 

3. Lokasinya kurang strategis

Lokasi juga menentukan bisnis kuliner bisa ramai atau tidak. Bukan berarti kamu harus mencarinya di pinggir jalan besar atau di mall-mall besar. 

Tapi carilah lokasi yang kira-kira strategis buat target pasar mu dan disesuaikan dengan konsep warung. Misalnya kamu membuka warung murah meriah buat kalangan mahasiswa, carilah lokasi yang strategis, misal di daerah yang kanan kirinya banyak kos-kosan. 

4. Kurangnya publikasi 

Publikasi merupakan strategi terjitu buat memperkenalkan bisnis kuliner ke khalayak luas. Tanpa publikasi tentu sulit buat menjaring banyak pembeli.

Kamu bisa melakukan publikasi melalui media sosial ataupun sekadar dari mulut ke mulut. Kalau dari media sosial, kamu harus mengeluarkan bujet lebih buat membayar layanan iklan, si Facebook dan Instagram misalnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *