Margarin dan Mentega yang Mana Lebih Baik?

Sering kali ketika memasak suatu makanan, kita pasti akan menggunakan margarin atau mentega. Apalagi ketika kamu ingin membuat kue, kedua bahan ini pasti akan sering kamu temukan di dalam resep-resep yang ada. Oleh karena itu apakah kamu mengetahui perbedaan antara kedua bahan ini? Margarin dan mentega tentunya mempunyai fungsi yang berbeda dan tentu saja manfaat nya akan berbeda untuk tubuh. Artikel ini akan membahas kira-kira perbedaan apa saja yang terdapat di kedua bahan ini. 

Mentega, merupakan sebuah produk yang diolah dari susu. Bahan yang satu ini diolah dengan cara memisahkan komponen yang terdapat di susu dari yang padat dan yang cair. Pada umumnya bahan yang satu ini sering sekali digunakan untuk membuat dalam memasak dan membuat roti.

Sedangkan margarin, bahan yang satu ini diolah untuk dijadikan pengganti mentega. Bahan yang digunakan untuk membuat margarin adalah minyak. Contoh minyak yang digunakan, minyak canola, kedelai dan sawit. Pada saat proses pengolahan, banyak bahan lain yang ikut dicampurkan kedalam bahan ini yang menyebabkan margarin menjadi lebih susah untuk meleleh jika dibandingkan dengan mentega. Biasanya margarin digunakan untuk membuat kue basah dan tidak jarang juga dipakai untuk membuat masakan. 

Untuk membandingkan kedua bahan ini lebih jauh lagi mari kita pisahkan ke beberapa kategori:

Kandungan Lemak Margarin dan Mentega

Mentega memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih banyak daripada margarin. Sedangkan untuk kandungan lemak transnya tergolong sedikit. 

Untuk kandungan kolesterol, mentega mempunyai lebih banyak jika dibandingkan dengan margarin. Margarin hanya mengandung sedikit kolesterol bahan bahan yang satu ini bisa saja tidak mengandung kolesterol sama sekali. 

Kandungan Nutrisi

Untuk satu sendok makan mentega biasanya nutrisi yang ada di dalamnya adalah:

  • 100 kalori
  • 12 gr lemak
  • 7 gr lemak jenuh
  • 0,5 gr lemak trans
  • 31 mg kolesterol

Untuk satu sendok makan margarin biasanya nutrisi yang ada didalamnya adalah:

  • 80 – 100 kalori
  • 10 gr lemak
  • 2 gr lemak jenuh
  • 2 gr lemak trans

Jadi berdasarkan data diatas, kira-kira bahan mana yang lebih bagus untuk dikonsumsi antara margarin atau mentega? Dapat dilihat secara sekilas bahwa margarin lebih baik dan aman untuk dikonsumsi. Hal ini karena margarin tidak mengandung lemak hewani yang menyebabkan kandungan kolesterol dan lemak tidak sebanyak mentega. 

Tetapi perlu diingat walaupun margarin lebih baik untuk dikonsumsi, bukan berarti kamu bisa mengkonsumsinya secara berlebihan ya. Cukup dengan takaran yang sesuai karena semua yang terlalu berlebihan pasti tidak bagus untuk tubuh. Semoga informasi diatas bermanfaat untuk kamu ya!

Panduan Membuat Kue Untuk Pemula

Telah memulai membuat kue lebaran? Apa kamu sedang bingung dengan beberapa nama bahan yang sekilas serupa, misalkan mentega dan margarin, butter dan roombutter, atau baking soda dan baking powder Tenang, di tempat ini ada kuncinya agar kamu tidak salah kembali! Yok, baca panduan membuat kue berikut ini!

1. Panduan membuat kue dengan Mentega dan Margarin

Mentega dibuat dari cream susu atau lemak hewani. Umumnya mentega yang kerap kita dapatkan dibuat dari susu sapi, tetapi ada pula mentega yang dibuat dari susu domba, kambing atau kerbau.

Mentega mempunyai struktur yang lebih benyek, lebih gampang menetes dalam temperatur ruangan, hingga umumnya dipakai untuk bikin kue kering sebab kandung air yang lumayan tinggi.

Sedang margarin dibikin dengan memakai bahan dari lemak nabati. Sebab margarin teksturnya lebih padat, margarin kerap dipakai pada kue basah.

Dari sisi kandung nutrisi, mentega mempunyai lemak jemu sekitar 8 gr dan kandung cholesterol yang tinggi, sebab dibuat dari lemak hewani. Sedang margarin mempunyai kandung cholesterol dan lemak jemu sekitar 5 gr.

Sedang dari sisi fisik, mentega mempunyai warna yang lebih pucat. Sedang margarin berwarna lebih kuning jelas. Mentega mempunyai wewangian yang lebih wangi sebab dibuat dari susu. Sedang margarin wewangiannya tidak sekeras mentega dan mempunyai wewangian yang sedikit kecut.

Yang mana lebih pas selaku bahan kombinasi kue? Mentega seringkali dipakai untuk kombinasi kue sebab struktur dan wewangiannya yang unik pas untuk bermacam tipe kue. Sesaat margarin seringkali dipakai untuk alternatif minyak untuk makanan yang berasa renyah, sebagaimana untuk mengoseng dan untuk olesan roti.

2. Butter dan Roombutter

Pada umumnya, butter sesungguhnya ialah nama lain dari mentega. Jadi, butter sama dengan mentega.

Arti roombutter tampil dari bahasa Belanda “roomboter”, yang berarti mentega. Jadi, roombutter sesungguhnya juga tidak ada perbedaannya dengan butter atau mentega biasanya.

Yang membandingkan ialah kualitas menteganya, hingga harga semakin lebih mahal. Biasanya roombutter punyai struktur yang paling halus dan wewangian yang lebih manis. Itu penyebabnya roombutter umumnya jadi kombinasi kue atau cookies premium.

3. Panduan membuat kue dengan Baking Soda dan Baking Powder

Baking soda atau soda kue cuman mempunyai satu kandung bahan yang dapat meningkatkan adonan, sedang baking powder memiliki kandungan bahan tambahan yang lain.

Baking soda memiliki kandungan 100 % zat kimia natrium bikarbonat/sodium bikarbonat. Sedang dalam baking powder, kecuali natrium bikarbonat, memiliki kandungan krim of tartar, sodium asam pirofosfat, dan bahan pengemulsi.

Sebab ketidaksamaan kandungnya itu, baking soda bereaksi 3-4 kali bisa lebih cepat dibanding baking powder.

Nah, sudah mengetahui kan, ketidaksamaan beberapa bahan yang bernama mirip-mirip itu? Jangan salah kembali, ya!

Dan untuk kamu yang kembali mencari beberapa bahan untuk membuat kue lebaran, saat ini kamu dapat berbelanja di yang nyaman dan tentu diantarkan sampai di depan rumahmu! Masih menjaga jarak di periode wabah ini, ya!